LEMPUYANG 3 SAUDARA PELBAGAI MANAFAAT


PENDAHULUAN
Pemanafaatan tanaman ubatan sebagai pengubatan alternatif semakin meningkat. Ini antara lainnya disebabkan dari harga ubat-ubatan modern yang semakin mahal sehingga tidak dapat dijangkau oleh kalangan menengah ke bawah dan juga kecenderungan masyarakat dunia untuk kembali ke alam “back to nature”. Selain itu ubat tradisional dinilai lebih efektif, selamat, dan ekonomik.
Lempuyang adalah saudara sejenis halia. Ia adalah tanaman berbatang basah, yang tidak berkayu lebih besar ukuran lilitan dan ketinggian dari haliah, tingginya boleh mencapai sehingga 1.8 meter. Daunnya bulat panjang dan yang berkhasiat sekali adalah ubinya yang berada didalam tanah. Lempuyang merupakan tanaman tumbuh liar dibeberapa kawasan di nusantara dan menjadi ubatan tradisional setempat yang memiliki banyak manfaat.
Terdapat 3 jenis Lempuyang ia itu:
1. Lempuyang Emprit (Zingiber Amaricans)


Nama Lain : Lempuyang pahit,
Nama Latin : Zingiber amaricans BL.
Kekuarga : Zingiberaceae

Salah satu tanaman ubat yang dimanfaatkan dalam bidang pengubatan adalah lempuyang pahit (Zingiber americans Bl). Zingiber americans termasuk dalam suku zingiberaceae. Kandungan senyawa kimia tanaman ini adalah minyak atsiri, saponin, flavonoid. Kempulan senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar ubat. Sebagai contoh saponin merupakan senyawa yang bersifat anti kanker, senyawa flavonoid bersifat antioksidan. Minyak atsiri yang berasal dari Curcuma mangga Val. E Zijp, mempunyai aktiviti sebagai antibakteria yang dapat menghambat pertumbuhan bakteria Escherichia coli.
Lempuyang jenis ini memiliki manafaat sebagai ubat menurunkan suhu ketika demam panas. Karena ia memiliki kandungan senyawa sekulterpenketun atau minyak atsiri yang dapat menurunkan suhu badan. Selain itu, Tumbuhan ini banyak digunakan sebagai penambah nafsu makan, cirit-birit, sakit perut, lenguh badan, asma, mencegah kehamilan. Pada umumnya bagian yang digunakan adalah ubi nya yang berwarna putih kekuning-kuningan dan mempunyai rasa pahit. Ubinya dimasak sebagai lauk, dimakan bersama nasi putih bagi perempuan lepas bersalin / melahirkan anak.
GAMBARAN:
Batang : Batang semu berupa kumpulan pelepah daun yang bersilang berwarna hijau.
Ubi : Ubinya jenis merayap, berisi gebu, aromatik. Sebelah luar berwarna coklat muda, irisan melintang berwarna kuning muda, rasanya pahit pedas, berbau aromatic khas.
Pembiakan: pada umumnya hanya dengan sepotong ubi yang bermata tunas atau anak yang masih muda setidak tidaknya dengan 1 tunas. Secara alami potongan ubi yang telah bertunas akan tumbuh dengan lebih baik. Tumbuhan ini dapat berkembang secara baik di hutan, kebun, pekarangan rumah dengan kepanasan matahari di bawah teduh kurang lebih 11-585 lux.
PROFIL  KROMATOGRAM DAN AKTIVITI ANTIBAKTERIA:



Lempuyang pahit (Zingiber americans Bl) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai ubat. Minyak pati yang terdapat didalamnya dianggap mempunyai aktiviti antibakteria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana profil kromatogram dan aktiviti antibakteria ekstrak etanol ubi lempuyang pahit terhadap Eschericia coli secara in vitro.
Escherichia coli adalah bakteria batang gram negatif yang merupakan flora normal usus manusia yang dapat menyebabkan jangkitan saluran cerna dan jaringan tubuh lain diluar usus seperti infeksi saluran kemih, meningitis, septikemia, peritonitis, mastitis, dan pneumonia. E coli merupakan bagian dari faecal coliform. Keberadaannya dalam air dapat menjadi petunjuk adanya pencemaran air oleh tinja. Percemaran air akan mempengaruhi makanan dan minuman yang dimakan oleh manusia yang mendatangkan pelbagai penyakit.
Permasalahannya adalah bagaimana profil kromatogram dan berapa kadar Zingiber americans Bl dapat menghambat dan atau membunuh Escherichia coli?
Berdasar latar belakang dan rumusan masalah yang ada, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kromatogram dan mengukur aktiviti antibakteria ekstrak etanol ubi lempuyang pahit terhadap bakteria Escherichia coli. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan penelitian lebih lanjut mengenai kandungan Zingiber americans Bl yang memiliki efek antibakteria terhadap E.coli dan menjadi pertimbangan masyarakat dalam menggunakannya sebagai antibiotik. Oleh karena itu, pemanafaatan bahan alami untuk pengubatan termasuk tumbuhan, perlu dilakukan bagi membukti secara ilmiah untuk mengetahui khasiat dan kebaikannya.
Keputusan : Hasil analisa menggunakan profil kromatografi lapis tipis terdapat 6 bekas berwarna. Hasil uji aktiviti antibakteria untuk Kadar Hambat Minimum (KHM) ekstrak etanol ubi lempuyang pahit terhadap E.coli terdapat perbedaan mulai dari konsentrasi 25% v/v dengan p=0,001. Dan pada Kadar Bunuh Minimum (KBM) terdapat perbedaan mulai dari konsentrasi 50 % v/v dengan p=0,0021.
Kesimpulan : Hasil uji aktiviti antibakteria menunjukkan bahwa Zingiber Americans Bl memilki sifat bakteriostatik dan bakterisid terhadap E.coli. KHM Zingiber americans Bl terhadap E.coli adalah 25 % v/v. KBM Zingiber americans Bl terhadap E.coli adalah 50 % v/v.


Keterangan :
KS : Kontrol sterilitas sampel ekstrak etanol ubi lempuyang pahit.
K PG5% : Kontrol sterilitas pelarut
K- : Kontrol negatif
K+ : Kontrol positif
+ : keruh
- : jernih


Keterangan :
KS : Kontrol sterilitas sampel ekstrak etanol rimpang lempuyang emprit.
K PG5% : Kontrol sterilitas pelarut
K- : Kontrol negatif
K+ : Kontrol positif
+ : terdapat pertumbuhan bakteri
- : tidak terdapat pertumbuhan bakteri

2. Lempuyang Gajah (Zingiber Zerumbet)
   

Kandungan kimia:
Kerajaan:           Plantae
Divisi:                Magnoliophyta
Kelas:                Liliopsida
Ordo:                 Zingiberales
Famili:               Zingiberaceae
Genus:               Zingiber
Spesis:              Z. Zerumbet
Nama Binomial:  Zingiber Zerumbet(l) J.E.Smith

Nama latin: Zingiber zerumbet Val
Nama Saintifik: Amomum zerumbet Linn. Zingiber cassumunar Naves, Zingiber zerumbet Sm. var. magnum Elm.  Zingiber zerumbet Linn.
Nama Lain : Broad-leaved ginger (Engl.), Shampoo ginger (Engl.), Wild ginger (Engl.), Zerumbet ginger (Engl.), Hong qiu jiang (Chin.)

Penerangan:
Zingiber zerumbet Sm. (Awapuhi), juga dikenali sebagai Syampu Halia, (Melayu = "lempoyang,") adalah halia bertenaga dengan batang berdaun dengan ketinggian kira-kira 1.2 m. Daun tunggal, bentuk mata lembing, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, permukaan licin, panjang 24-40 cm, lebar 10-15 cm, warna hijau muda. Bunga majemuk, bentuk bongkol, tumbuh dari pangkal ubi, warna merah. Buah bulat panjang, lilitan lebih kurang 4 mm, warna hitam. Ia tumbuh di kebanyakan negara tropika. Ubi (Rizom) Z. zerumbet, telah digunakan sebagai perisa pelbagai makanan dan pembuka selera dalam masakan manakala ekstrak ubinya telah digunakan dalam perubatan tradisional.
Bahagian tumbuhan yang digunakan: Ubi
-      Minyak meruap daripada rizom mengandungi zerumbon, humulene dan camprene.
-      Penyaringan fitokimia daripada rizom juga menunjukkan sebatian fenol, tanin, asid amino dan alkaloid.
-      Kajian telah mengasingkan sebatian bioaktif: humulene, monoterpena, zerumbon dari minyak pati.
-      (Z)-nerolidol telah diasingkan daripada ekstrak batang, daun dan bunga.
-      Ekstrak Etanol telah menghasilkan sesquiterpene dan zederone.
-      Ekstrak akueus telah menghasilkan sebatian fenol, saponin dan terpenoid.
-      Kajian mengasingkan dua(2) sebatian aromatik, p-hydroxybenzaldehyde dan vanillin, dan enam(6) kaempferol hasil daripada rizom.
Khasiat:

MASAKkAN:
 Digunakan sebagai perisa makanan dan selera dalam pelbagai masakan Melayu Nusantara.
PENGGUNAAN:
a)      Serbuk Rizom digunakan sebagai minyak wangi.
b)      Cecair yang diperah keluar daripada hujung benJolan bunga digunakan sebagai syampu.
c)       Rizom yang dihancurkan  digunakan untuk cirit-birit.
d)      Rizom digunakan seperti mana halia, sebagai ubat untuk batuk, asma, parasit, dan pelbagai penyakit kulit.
e)      Di China, ia digunakan untuk sakit perut, tonik dan perangsang.
f)       Orang Melayu menggunakan rizom yang segar untuk penyakit edema, sakit perut, luka.Jus rebusan rizom digunakan untuk merawat cacing di kalangan kanak-kanak.
g)      Di Thailand, rizom segar digunakan sebagai pemecah angin dalam perut (antiflatulent).
h)      Di China, rizom rendaman dalam alkohol digunakan sebagai tonik penghambat toksik (depurative).
i)        Di Taiwan, tumbuhan ini digunakan sebagai pembantu antiinflammatory untuk sakit perut, demam dan terseliuh.
j)        Di India, serbuk rizom dicampur dengan mengkudu (Morinda citrifolia ) untuk merawat  kesakitan sangat. Rizom yang telah dimasak hingga lembut digunakan untuk sakit gigi, asma, batuk, cacing, kusta dan penyakit kulit lain.
k)      Di Hawaii, rizom yang ditekan mampat digunakan untuk merawat lebam dan luka dan merawat sakit kepala, sakit gigi, kurap, dan terseliuh. Cecair seperti susu dari batang bunga (pine cones) digunakan sebagai syampu.
l)        Di Asia Tenggara, ia digunakan untuk merawat demam, sakit gigi, kehilangan selera makan, sembelit dan kesakitan.
m)    Tabib bangsa Latin di New York  menggunakan  Lempuyang gajah untuk merawat penyakit fibroid rahim (uterine fibroids).
Selain yang disebut diatas Lempuyang gajah juga digunakan untuk beberapa lagi rawatan seperti:
1. Batu karang (Kidney stones)
2. Disenteri (
Dysentery)
3. Sawan dalam kanak-kanak (
Seizures in children)
4. Cirit-birit (
Diarrhea.)
5. Menjana selera makan
(Generating appetite)
6. Penyegar
  (Freshener)
7. Jaundis
(Jaundice)
8. Luka-luka Kulit
(Sore skin).
9. Selesema
(Colds).
10. Penyakit Kulit topikal
(Sore skin (topical)
Resipi tradisional: 
Sakit perut
Udi lempuyang gajah sebesar 1 jari tangan; Air mati 2 senduk, Lempuyang gajah diparut; ditambah air lalu diperah; parutannya disimpan semalaman; ke esokan harinya tapis parutan tersebut airnya, Diminum 1 kali sehari 1 ramuan.
PENGAJIAN
Antipyretic / Analgesic: Aktiviti antipiretik dan Analgesik dari ekstrak rizom  Zingiber zerumbet yang menurunkan suhu badan: Kajian menunjukkan aktiviti kedua-dua analgesik dan antipiretik mungkin melalui perencatan prostaglandin.
Anti-Inflammatory / Antinociceptive: Kajian ekstrak metanol rizom ZZ menunjukkan aktiviti anti-radang dan antinociceptive yang mungkin melibatkan perencatan bradykinin-prostaglandin-, histamin- dan opioid- proses pengantara.
Antiinflammatory: (1) Sifat Anti-radang ekstrak Etanol dan Air Zingiber Zerumbet. Kajian menunjukkan ZZ mengandungi perencat utama radangan akut. (2) Kajian menghasilkan pyranosides zerumbon dan kaempferol. Sebatian 1 dan 2 menunjukkan perencatan utama pengeluaran NO.
Anti-tumor / Zerumbone: (1) kesan antitumor zerumbon daripada Zingiber zerumbet dalam sel in vitro dan in vivo P-388D1: Kajian mencadangkan zerumbon, satu prinsip aktif ZZ, adalah sebatian utama yang berpotensi untuk pembangunan ubat-ubatan antikanser. (2) zerumbon didapati mendorong proses membunuh diri (apoptotic) dalam sel HepG2 melalui peraturan aktiviti Bax/Bcl-2 up–and-down, protein bebas berfungsi p53.
Immunomodulation: (1) Aktiviti Anti-hipersensitif dan anti-radang dari ekstrak air Zingiber zerumbet (L.) Smith: Keputusan menunjukkan ZZ boleh dimanafaatkan untuk pesakit asma melalui penghasilan immunomodulation dan cytokine. (2) Kajian penilaian kesan immunomodulateri zerumbon terpencil dari ZZ. Hasil kajian menunjukkan zerumbon boleh digunakan sebagai ejen immunomodulateri yang boleh bertindak balas ke arah pengeluaran sel-sel imun cytokine dalam sukatan yang telah dicorakkan.
Chemopreventive: Satu kajian mengenai kesan pengubahsuaian memberi makan makanan zerumbon yang telah diasingkan daripada ZZ menunjukkan zerumbon mempunyai kebolehan chemopreventive melalui ungkapan ungkapan COX-2, aktiviti membiak sel mukosa kolon dan induksi enzim detoksifikasi dalam pembentukan karsinogen-meyumbang pada ACF.
Antiproliferative: Satu kajian menunjukkan ekstrak ZZ dan pecahan antiproliferative melihatkan kesan keatas garis sel payudara karsinoma manusia.
Anti-Asthma / Antiinflammatory: Satu kajian menunjukkan ekstrak ZZ mempunyai kesan yang baik bagi rawatan pesakit asma melalui keupayaan  menghalang sintesis LTC4 dan melalui pengacuan-pertahanan (immunomodulation) penghasilan cytokine Th1/Th2.
• Minyak Pati (Essential Oils): Satu kajian menghasilkan 29 komponen minyak dalam daun, komponen utama sebagai zerumbon, a-caryophyllene dan camphene. Minyak rizom menghasilkan 30 komponen, yang utamanya adalah zerumbon, a-caryophyllene 1,5,5,8-tetrametil-12-oxabicyclo [9.1.0] dedeca-3 ,7-diene.
• Antipecantuman platlet (Antiplatelet Aggregation): Ekstrak Metanol melihatkan Antipecantuman platlet yang kuat secara In-vitro di dalam darah manusia keseluruhan.
Anthelmintic:  Dalam satu kajian perbandingan, telah diperhatikan bahawa Z. zerumbet menunjukkan aktiviti yang lebih baik daripada C. maksima berbanding dengan standard Albendazole. Kajian ini merumuskan bahawa  potensi penggunaan ekstrak etanol dari kedua-dua tumbuhan sebagai pembunuh atau penghambat parasit (anthelmintic) terhadap P. posthuma dalam model invitro.

3. Lempuyang Wangi (Zingiber Aromaticum Val)
 
Khasiat Lempuyang Wangi
Ubinya berbau wangi, maka mungkin kerana ia dinamakan sebagai Lempuyang wangi (aromaticium). Tapi, rasanya sangat pahit.
Lempuyang jenis ini mempunyai daya anti-bakteria terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Ekstrak ubinya mampu membunuh cacing gi tambang pada anjing. Selain itu, lempuyang ini dapat dijadikan sebagai obat asma, merangsang nafsu makan, mengurangi rasa nyeri pada lambung, pembersih darah, pereda kejang, penyakit kuning, radang sendi, kolera, anemia, malaria, penyakit syaraf, nyeri perut, cacingan serta masuk angin.
KESAN BIOLOGI DAN FARMAKOLOGI
Lempuyang diketahui mampu mempengaruhi (induction) apoptosis sel-sel kanser. Hasil kajian di Jepun menemukan bahwa ekstrak ubi lempuyang dapat menekan pertumbuhan sel-sel melanoma pada tikus –tikus ujikaji.  Kesan penekanan (inhibitor) diketahui terjadi melalui penghambatan terhadap gen tirosinase pada sel sel melanoma. 
Ubi:
minyak pati ubi dengan kadar terendah 1,56% dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus alpha secara in vitro; dan antibakteria berbanding terus dengan konsentrasi.

Mengandungi

Zat-zat yang terkandung didalam tanaman herba lempuyang diantaranya adalah: zerumbon, limonene, aponin, flavonoid, minyak pati.
Minyak pati 0.62 % (terutama sesquiterpenketon), berdasarkan pada hasil kromatogram gas yang dapat mengesan 21 komponen minyak pati, yang sama  jenis dengan keluarga lempuyang yang lainnya : β- linalool, α-caryophyllene, camphor, Kadar air : 9.39 %, Kadar pati : 52.14 % (terbesar dari jenis lempuyang yang lain), Kadar serat : 10.76 % (terbesar dari jenis lempuyang yang lain).
  1. Ubi yang masih muda (terutama lempuyang gajah) dimakan sebagai ulam.
  2. Adapun khasiat lempuyang untuk kesihatan diantara lainnya sebagai:
a)   Menambah nafsu makan,
b)   Penambah darah,
c)   Ubat sakit sendi,
d)   Alahan terhadap udang/ikan laut,
e)   Batuk kering / berkahak,
f)    Terseliuh dan bengkak-bengkak.
  1. Selain itu lempuyang pahit dapat meredakan sakit perut yang disertai kekejangan.
  2. Parutan ubi lempuyang bersama minyak kelapa dan abu digunakan untuk membalut bahagian anggota yang bengkak.
  3. Tepung ubi lempuyang pahit yang diparut dijadikan bedak.
  4. Dapat digunakan untuk memulihkan kondisi wanita yang baru melahirkan.
  5. Lempuyang wangi juga diguna untuk mengubati asma & ubat pengurang rasa sakit.
  6. Selain itu, wanita yang terlalu subur dapat mengurangi kesuburannya dengan minum jamu lempuyang wangi.
Kandungan dan manafaat :
Pahit, Membersihkan darah. Lempuyang mengandung senyawa zerumbon, senyawa yang berkhasiat antikejang, juga memiliki kandungan kimia limonen, yang berbau sedap dan bersifat mengeluarkan gas (karminatif) hasil pencernaan makanan.
Kegunaan:
Kaki bengkak selepas melahirkan Anak
  • Ubi lempuyang, lada jawa, dicuci, dilumatkan. Beri air secukupnya. Perah dengan kain. Airnya diminum.
Kolik karena kedinginan
  • 1 rimpang lempuyang dicuci, dibakar, dilumatkan bersama 1/2 jari kunyit, 3 rimpang temu kunci, sepotong kayu ules, 5 biji adas, 11 butir ketumbar, 11 butir merica bolong, 20 helai daun poko segar. Semua direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Tapis dan diiminum 2 kali sehari, sesudah makan tengahari dan malam, masing-masing 1/2 gelas.
Menambah nafsu makan
Ubat penambah selera makan biasanya menggunakan vitamin dan suplemen yang bisa didapati di kedai kedai ubat. Tapi kalau penaik selera makan itu boleh dihasilkan dari tumbuhan herba semulajadi mengapa tidak?  Ada pelbagai ramuan herba yang boleh dihasilkan untuk menambah dan membuka selera makan secara alami, diantaranya adalah;
  • 3 jari lempuyang dicuci, diparut. Dimasukkan 3 sudu besar air dan dimasak. Diminum 3x sehari 1 sudu makan sebelum makan.
Anemia
  • Cara I : 2 Jari lempuyang dicuci tapi jangan dibuang kulit, lalu diparut. Campur gula merah secukup rasa. Rebus dengan 3 gelas air, sampai airnya tinggal 1 gelas. Setelah dingin minum sekaligus. Ulangi beberapa kali.
  • Cara II :2 jari lempuyang dicuci, ditumbuk halus, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum 2x sehari, masing2 1/2 gelas.
Gatal-gatal
  • Seibu jari lempuyang dicuci, diparut. diberi 1/2 gelas air. Perah. Biarkan mendap. Airnya diambil diminum 1x sehari sampai sembuh
  • Lumatkan 2 jari ubi lempuyang, 3 bawang merah yang sudah dikupas dan dicuci. Parut kedua dua bahan. campur air 1/2 gelas. DiPerah. Minum 2x sehari, 2 sudu makan.
Sakit Perut


Berikut bahan dan cara membuat ubat untuk sakit perut khusus untuk orang dewasa yang sakit perut tanpa cirit birit:
i)             Kunyit 1/2 jari
ii)           Lempuyang wangi dibakar 1 biji
iii)          Temu kunci dibakar 3 biji
iv)         Temu kunci segar 3 biji
v)           Kayu ules 1 biji
vi)         Adas  5 butir
vii)        Ketumbar  11 biji
viii)       Merica bolong 11 biji
ix)         Daun poko segar 20 lembar
x)           Air 2 cawan
Cara penyediaan:
Campurkan semua bahan diatas dan di kisar / ditumbuk
a)   Masukkan air 2 cawan bersama bahan, dimasak sehingga tertinggal 1 cawan.
b)   Lalu ditapis dan diminum hangat
Untuk sakit perut pada kanak kanak boleh menggunakan beras kencur atau kunyit.

PENYAKIT BUWASIR (AMBEIEN )


1. Ramuan I
Bahan-bahan:
Tiga perempat jari lempuyang wangi dan garam.
Cara penyediaan:
Lempuyang wangi dicuci hingga bersih lalu diparut. Hasil parutannya dicampur dengan air masak sebanyak dua sudu makan lalu ditambah garam secukupnya. Setelah itu diperah dan ditapis.
Cara memakai:
Ramuan ini diminum sebanyak dua kali sehari dengan sukatan satu sudu makan sekali minum.

2. Ramuan II
Bahan-bahan:
Setengah daun lidah buaya, dua sudu makan madu, dan setengah cawan air masak.
Cara penyediaan:
Duri yang ada di pelepah lidah buaya dibuang. Pelepahnya dicuci lalu diparut. Hasil parutannya dicampur dengan air masak dan madu. Campuran tersebut digaul lalu ditapis.
Cara memakai
Ramuan ini diminum tiga kali sehari.

3. Ramuan III
Bahan-bahan
Satu jari ubi temulawak, seperempat genggam daun kaki kuda, seperempat genggam daun saga manis, seperlima genggam daun patikan cina, tiga perempat ibu jari klembak atau kemenyan, dan tiga jari gula merah.
Cara penyediaan:
Semua bahan kecuali kemenyan dan gula merah, dicuci hingga bersih. Semua bahan dipotong kecil dan direbus di dalam lima gelas air bersih. Biarkan air rebusan menyusut tersisa dua gelas. Setelah sejuk, air rebusan ditapis.
Cara memakai
Ramuan ini diminum tiga kali sehari dengan sukatan tiga perempat gelas sekali minum.

4. Ramuan IV
Bahan-bahan
20gram patikan cina, 20gram akar simaruba, 50gram daun sembung, dan 10 gram klembak.
Cara penyediaan:
Semua bahan dicuci bersih dan direbus dalam dua gelas air hingga tersisa satu gelas.
Cara memakai
Ramuan diminum tiga kali sehari sebanyak satu gelas sekali minum.
5. Ramuan V
Bahan-bahan
Setengah batang daun lidah buaya ukuran sedang dan dua sudu makan madu
Cara penyediaan:
Duri-duri lidah buaya dibuang lalu batangnya dicuci dan diparut. Hasil parutan dicampur dengan setengah cawan air masak dan madu. Campuran ini diperah dan disaring.
Cara memakai
Ramuan ini diminum tiga kali sehari. Hasil perahan bagi satu kali minum.

6. Ramuan VI
Bahan-bahan
Setengah buah betik gantung, dua helai daun betik muda, dan daun jambu air (mete) secukupnya.
Cara penyediaan:
Buah betik dan daunnya direbus hingga empuk. Makan secara ulamtanpa sambal setiap hari. Untuk menghilangkan rasa pahit, sewaktu merebus dicampurkan dengan daun jambu air.

7. Ramuan VII
Bahan-bahan
15 (Lima belas) gram jamur kuping dan gula secukupnya.
Cara penyediaan:
Jamur kuping yang sudah dibersihkan direbus bersama gula secukupnya. Hasil rebusannya diberikan kepada pesakit. Pengubatan ini diulangi selama beberapa hari hingga sembuh.

8. Ramuan VIII
Bahan-bahan
Kankung dan garam secukupnya.
Cara penyediaan:
Kangkung dan garam dilumatkan, kemudian dibubuhkan pada bagian yang sakit.

9. Ramuan IX
Bahan-bahan
Daun selada secukupnya.
Cara penyediaan:
Daun selada direbus hingga airnya berkurang, selanjutnya daun selada diletak ke bahagian yang sakit. Cara lain yang boleh dilakukan ialah dengan cara mendudukkan pesakit buasir di atas air panas bekas rebusan selada.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 comments:

Zeti said...

Mana nak dpt lempuyang ni ye? Yg kapsul ke?

Efulz said...

Terimakasih Atas Informasinya

Post a Comment